Damn I Love UKSW :)

Universitas Kristen Satya Wacana atau yang lebih dikenal dengan singkatan UKSW adalah salah satu universitas kristen terkeren di Indonesia. Tentu saja itu menurut pendapat saya… Kenapa? Kok bisa?

Alasan pertama karena hati ini telah kecantol sama UKSW dan Salatiga Kota beriman, adem dan slalu ngangenin ini. Awal kecintaanku pada Salatiga itu bermula ketika tahun 2008 masuk jadi salah seorang mahasiswi yang ordinary di FTI (Fakultas Teknologi Informasi). Awal jadi mahasiswa dikala itu saya tidak begitu ababil seperti mahasiswa-mahasiwa baru saat ini. Fokus kuliah itu tujuan utama, ngerjain Tugas Rancang dari pagi ketemu pagi itu sudah biasa. Tapi itulah proses sodara-sodara…. Sampe-sampe pernah ambil 27 SKS selama 1 semester dan sangat kewalahan pemirsa.

Ditengah keterwalahan itu sadar ataupun tidak saya telah menyatu dan menikmati nuansa indah Kota Salatiga ini. Apa benar yaaa kata kakak-kakak angkatanku tempo doeloe yang menegaskan bahwa “Salatiga itu bikin betah” atau karena mindsetku saja yang telah terpatri demikian. Dampaknya adalah kalo kata anak alay jaman sekarang “54L43 1TU N64N6EN1N 8EUD” *pake efek unyu2*.

Contohnya kalo mudik akhir tahun yang biasanya dinikmati selama sebulan aja selama bulan desember sampai bulan january. Minggu pertama masih sangat menikmati liburan bersama keluarga, yang kadang-kadang berkunjung ke rumah nenek. Minggu kedua mulai malas-malasan di Rumah nonton TV chanelnya NatGeo yooo kalo ada film bagus setel FoxMovie. Masuk minggu ketiga tuh biasanya prepare kue-kue buat natalan, gini-gini cukup pandai bikin kue lho *winkWink* ga percaya? Ask My Mom… Nama FB nya Nona Toniga (Ibu-ibu separuh baya). Naaahhhhh dipenghujung minggu ketiga inilah  kalo sudah kelamaan di Rumah bawaannya pengen pulang Salatiga euyyy tapi harus menunggu lagi sampai tahun baru. Kadang-kadang mama bertanya kepadaku : Kenapa mesti cepat pulang ? dinikmatin aja dulu liburan dengan mama (Dengan aksen orang Morinya Khas Sulawesi). Ya aku jawab : Aduhh ga betah disini ga ada kegiatan, ga punya uang saku, plus panas pulak. Salatiga tu adem mataharinya cuma 1 (satu), kalo di Rumah mataharinya ada 3 (tiga) nambah jadi 5 (lima) kalo mama lagi berkicau ngomel2 (a.k.a Marah2). Fanassss booo!!

And then New years eve is over,,, balik lagi ke Salatiga seng matahari ne ono siji. walaupun mataharinya cuma satu tapi segala jenis etnis ada disini, maka dari itu Salatiga sering disebut Indonesia Mini karena becoz semua etnis all around Indonesia ada disini. From Sabang to Merauke. itulah sebabnya hidup disini jadi banyak pengalaman dengan berbagai macam teman dengan ragam budayanya, ragam karakteristik orang dan belajar bagaimana menyesuaikan diri dengan mereka. banyaknya mahasiswa yang tertarik masuk UKSW saja sudah menunjukkan bahwa UKSW adalah salah satu Universitas yang banyak diminati. Bukan begitu??? Lulusannya pun sangat diperhitungakan, selain terpelajar dengan kemampuan akademik yang baik mahasiswa juga dibentuk untuk memiliki creative minority. UKSW hadir sebagai bagian dari Perguran Tinggi di Indonesia membentuk mahasiswa yang mencirikan creative minority. Istilah creative minority sendiri terinspirasi dari sebuah buku dengan judulA Study Of History  yang ditulis oleh Arnold J. Toynbee. Didalamnya dikatakan bahwa tumbuh, berkembang dan hancurnya peradapan ini ditentukan oleh sekelompok kecil orang yang mempunyai daya pengaruh luar biasa. Karena pengaruh inilah peradaban itu akan hancur bahkan musnan jika kelompok yang berpengaruh itu pecah. Perpecahan ini dapat menimbulkan konflik yang berakibat hancurnya semua yang dibangun. Kelompok kecil tersebut yang dinamakan “Creative Minority”.

Untuk pencapaian profil lulusan yang mencirikan creative minority segala proses yang ditempuh harus didukung sepenuhnya oleh seluruh elemen Universitas Kristen Satya Wacana. Dalam hal ini mahasiswa UKSW dituntut untuk pro-aktif dalam mendukung proses pendidikan. Tanpa sikap proaktif dari mahasiswa, maka cita-cita serta idealisme luhur UKSW mustahil terwujud. Disinilah akan terlihat jika mahasiswa merupakan ujung tombak dalam proses pembelajaran dalam perguruan tinggi, khususnya dalam kerangka perncapaian Visi dan Misi UKSW.

 Maka dari itu saya bangga jadi UKSW dan mari kita kembali ke bahasa sehari-hari yang lebih mudah dimengerti ketimbang beberapa istilah tersebut di atas. Itulah sebabnya usai menyelesaikan studi S1 pada Fakultas Teknologi Informasi program studi Sistem Informasi dengan Akreditasi “A” (seandainya ada akreditasi A+ maka akan saya tambahkan diujungnya) saya memutuskan untuk tetap melanjutkan studi S2 tetap di UKSW tercinta dengan program Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW dengan Akreditasi “A”.

Cukup banyak hal menarik tentang UKSW yang mungkin akan sangat panjang jika dijelaskan dengan kata-kata dan cukup menguras tenaga saya untuk berpikir dan mengetikkan helai demi helai huruf yang pantas untuk dituliskan. Alassan yang lain adalah sebelum yang membaca menjadi bosan jadi biarkan aku berhenti disini. Beberapa baris tulisan ini sebenarnya dapat dianggap sebagai ajang promosi agar semakin banyak yang tertarik masuk ke UKSW, tapi esensi yang sebenarnya adalah menjadi bagian dari UKSW adalah berkat yang sangat indah. Banyak pengalaman menarik yang boleh diambil dari hanya sekedar kuliah di UKSW dan alangkah baiknya jika berkat itu tidak hanya dinikmari sendiri tetapi dibagikan kepada yang lain yang membutuhkan.

Soooo,,,, Here I am with my opinion.

Damn I Love UKSW🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s